Jumat , 17 Agustus 2018
Home / NEWS / Pengawas RS SMC Akui Pengamanan Kurang

Pengawas RS SMC Akui Pengamanan Kurang

JURNALSECURITY| Tasikmalaya–Anggota dewan pengawas RS Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya Asep Nurjaeni merasa prihatin dengan adanya kejadian pasien berinisial DB (53) yang menjatuhkan diri dari lantai dua ruang perawatan hingga meninggal dunia.
Asep Nurjaeni yang akrab di sapa Asnur ini melihat, system keamanan di RS SMC masih jauh dari layak. Mulai dari pengamanan berbasis CCTV hingga petugas keamanan. Sehingga petugas keamanan tidak bias mengontrol secara keseluruhan kondisi pasien.

“Saya turut prihatin dengan kejadian itu, terlepas dari apa motif pasien atau ini sebuah kecelakaan. Tapi yang jelas menjadi bahan koreksi kami,” kata Asnur yang dilansir rmoljabar.com, Rabu (4/7).

Dengan kejadian tersebut kata Asnur, pihaknya akan merekomendasikan untuk penambahan system keamanan kepada Direksi SMC. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang dikemudian hari.

“Itu bagian dari koreksi kami, kita akui bahwa system keamanan belum maksimal. Contoh kita sudah pernah menyarankan pemasangan CCTV tapi sampai saat ini belum dilaksanakan. Keamanan satpam kita kurang, jangankan untuk keseluruhan untuk bagian depan saja kita masih kurang, pungkas Asnur.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien di RS SMC Kabupaten Tasikmalaya jatuh dari lantai dua perawatan.
Setelah mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD, pasien berinisial DB (53) warga Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya yang mengidap Asma Bronklial PPOK tersebut meninggal dunia.[FR]

About Redaksi

Mau kirim tulisan Giat Satpam atau Komunitas Satpam. Hubungi 0817 19 5001 atau kirim ke jurnalsekuriti@gmail.com. Terima kasih

Check Also

Perkuat Organisasi, BPP Abujapi Gelar Rakernas 2018 di Bandung

JURNALSECURITY| Bandung–Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-Abujapi) menggelar Rapat Kerja Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *