Jumat , 21 September 2018
Home / HANKAM / Soal Penyanderaan, Mendagri: Pemerintah Kirim Tim ke Papua
Ikrok/RBO: Direktur PDAM Tirta Alami Kepahiang Sudarmin, SH (kiri), bergandengan tangan dengan mantan direktur PDAM Karmolis, ST (kanan), yang saat ini menjabat Sekretaris Dewan Pengawas.

Soal Penyanderaan, Mendagri: Pemerintah Kirim Tim ke Papua

JURNALSECURITY| Bandung–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku telah mengirimkan tim ke Papua terkait penyanderaan sebanyak 1.300 warga yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata di wilayah Kp Banti dan Kimbely, Tembagapura, Mimika, Papua.

Menurut Tjahjo, lantaran yang dihadapi adalah kelompok bersenjata, maka pihaknya hanya mengirimkan tim untuk memastikan pemerintah tetap berjalan normal.

“Separatis kewenangan TNI dan Polri,” kata Tjahjo usai memberikan ceramah kepada siswa Sekolah Staf dan Komando (Sesko) Bandung, Jawa Barat, Senin (13/11/2017).

Tjahjo mengatakan, tim yang dikirim tersebut dipimpin Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum dan Ditjen Otonomi Daerah. Tim ini juga bertugas mensuplai makanan kepada warga yang disandera.

Ia menegaskan tim tersebut sudah dikirim lama sejak kasus Tolikara dan Timika mencuat. “Pak Soni (Dirjen Otda) udah seminggu di sana, Pak dharmo (Dirjen Polpum) juga,” ujarnya.

Soal informasi penyenderaan sebanyak 1300 warga Papua diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar. Boy menerangkan, setidaknya aksi menahan atau menyandera warga terjadi di dua wilayah yakni Kimbely dan Banti. Para warga dilarang keluar kampung oleh kelompok bersenjata.

About Redaksi

Mau kirim tulisan Giat Satpam atau Komunitas Satpam. Hubungi 0817 19 5001 atau kirim ke jurnalsekuriti@gmail.com. Terima kasih

Check Also

Polres Brebes Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

JURNALSECURITY| Brebes–Menghadapi pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, Satuan Sabhara Polres Brebes terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *